Sabtu, 26 Oktober 2013

pelayanan puskesmas


2.7.1 Azas Pelayanan Puskesmas

1.       Azas pertanggung jawaban wilayah
2.       Puskesmas bertanggung jawab meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yg bertempat tinggal di wilayah kerjanya.
3.       Azas pemberdayaan masyarakat
4.       Puskemas wajib memberdayakan perorangan, keluarga dan masyarakat agar berperan aktif dalam menyelenggarakan setiap upaya puskesmas
5.       Azas keterpaduan
Sebagai sarana pelayanan kesehatan tingkat pertama, kemampuan yang dimiliki oleh puskesmas terbatas.Puskesmas menyelesaikan berbagai masalah kesehatan tersebut dan juga untuk meningkatkan efisiensi maka penyelenggaran setiap upaya puskesmas harus ditopang azas rujukan, dua macam yang dikenal yakni :
a.       Rujukan upaya kesehatan perorangan
b.      Rujukan upaya kesehatan masyarakat
               


                              2.2 POS Pelayanan Terpadu (Posyandu)
                       2.2.1 Pengertian 
                                    Posyandu merupakan suatu wadah pusat kegitan pembinaan pelayanan kesehatan KB yang teerpadu tingkat desa yang merupakan wabah peyanan kesehatan masyarakat dan keluarga berencana yang dilaksanakan oleh masyarakat, dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan yang menpunyai nilai strategi untuk pembangunan sumber daya manusia sejak dini dalam rangka pembinaan kelangsungan hidup anak (Child Survital) sejak dalam kandungan ibu sampai usia balita, pembinaan perkembangan anak (Child  Development) yang di tunjukkan membina tumbumbuh kembang anak secara sempurrna baik fisik maupun mental sehingga siap menjadi tenaga kerja profesional. Posyandu adalah forum yang menjembatani ahli teknologi dan ahli kelola untuk upaya kesehatan yang profesional kepada masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk hidup sehatan.
Posyandu juga dapat diartikan sebagai salah satu bentuk kegiatan dari PKMD, yang mana masyarakat melalui kader-kadernya yang menyelenggarakan 5 program prioritas secara terpadu pada satu tempat dan pada waktu yang sama dengan bantuan pelayanan langsung ddari staff puskesmas.


2.2.2 Dasar Pelayanan Posyandu

Penyelenggaraan posyandu didasarkan pada keputusan bersama antara materi dalam negeri, menteri kesehatan dan BKKBN melalui surat keputusan bersama dengan nomor 23 Tahun 1985, 21/Menkes/inst.B/    /1985 tentang penyelenggaraan posyandu yaitu :
a)       Meningkatkan kerja sama lintas sektoral untuk penyelenggaraan posyandu dalam lingkup LKMD  dan PKK
b)       Mengembangkan bperan serta masyarakat dalam meningkatkan fungsi posyandu meningkatkan program pembangunan masyarakat desa.
c)        Meningkatkan fungsi LKMD dan PKK dengan mengutamakan peran kader pembangunan.
2.2.3 Penyelenggaran Posyandu
Dalam pelayanannya,disyaratkan suatu posyandu sbaiknya meelayani sekitar 100 balita dalam lingkup kurang lebih 700 penduduk atau seesuai dengan kemampuan petugas dan keadaan setempat, kondisi geografis, jarak antara rumah, jumlah kepala keeluarga dalam kelompok dan sebagainya.
·         Posyandu sebaiknya berada di tempat yang mudah di datangi  oleeh masyarakat setempatnya di tentukan sendiri oleh masyarakat.
·         Sasaran utama penyelenggara posyandu adalah bayi/balita, ibu hamil/ menyusui, WUS :((Wanita Usia Subur). Penyelenggaraan posyandu di lakukan dalam syistim 5 meja yaitu :                                                                                                                                        
Meja                      : Pendaftaran
Meja                     :  Penimbangan bayi dan balita, ibu hamil, WUS
Meja                     :  Pengisian KMS (Pencatatan dan Pelaporan)
Meja                     :  Penyuluhan berdasarkan hasil penimbangan dan pengisian KMS
Meja                     :  Pelayanan kesehatan meliputi : KIA, KB, Imunisasi oleh tenaga kesehatan
Jenis pelayanan yang di berikan meliputi :
                                                                                                                                                                               
a   Kesehatan ibu dan anak
·         Pemberian pil tambahan darah (Bumil)
·         Pemberian Vit A  dosis tinggi untk balita pada bulan februari dan Agustus
·         Pemberian makanan tambahan (PMT)
Penimbangan rutin perbulan sebagai pemantauan kesehatan balita                                                                                                                                                         
b Kelurga berencana, pemberian pil KB dan Kondom
c Pemberian Oralit dan pengobatan
d Penyuluhan kesehatan perorangan dan lingkungan.
                                                                        

Jenis pelayanan tambahan yang diberikan meliputi :
·         Bina keluarga balita
·         Kelompok pembinaan Keesehatan ibu dan anak
·         Penemuan dini dan pengamatan penyakit potensial kejadian luar biasa (KLB)
·         Pengembangananak usia dini
·         Usaha kesehatan gigi masyarakat desa (UKGMD)
·         Tabungan ibu bersalin (TABULIN)
·         Suami Siap Antar Jaga (Suami Siaga)

Departemen Kesehatan (1988) telah merumuskan bahwa tujuan penyelenggaraan osyandu adalah untuk :
a  Mempercepat penurunan angka kematian bayi
b  Mencerpat penerimaan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtra
c  Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk pengembangan kegiatan                                        
   yang menunjang kesehatan
d  Meningkatkan kemampuan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan lainnya yang menunjang yang sesuai dengan kebutuhan
                                                                               
2.2.5 Jenjang Posyandu

Menurut jenjangnya posyandu di bagi 4 stara :
Pratama (Merah)      : Kegiatan posyandu stara ini belum mantap
                                                Dan belum teratur tiap bulannya, juga
                                                Terbatas jumlah kadernya
Madya (Kuning)              : kegiatan posyandu stara ini 8 kali dalan satu
                                                Tahun memiliki kader sebanyak 5 orang dengan cakupan masih rendah dan adanya dana sehat
Purnama(Hijau)              : kegiatan posyandu stara ini lebih dari  8 kali dalam setahun memiliki kader lebih dari 5 orang dengan cakupan masih baik dan adanya dana sehat
Mandiri (BIRU)                : Kegiatan posyandu staara ini sebanyak 12 kali dalam setahun memiliki kader lebih dari 5 orang dengan cakupan masih baik dan adanya dana sehat lebih dari 50  KK                                         

2.3 Kesehatan ibu dan Anak/ Keluarga Berencana
                                             
2.3.1 Pengertian
KIA adalah upaya kesehatan yang menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, meningkatkan kesehatan serta kesejahtraan bangsa pada umumnya.

2.3.1 Sasaran

Ibu hamil, ibu bersalin, bayi, balita, serta anak prasekolah

2.3.3 Tujuan

                                               
                                                 


                                                                                                                                       

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               


       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar